Senin, 28 Januari 2013

Tidak selamanya menjadi anak-anak. (Contemplating the Opportunity)

"Two part of Slightly"
Model: MSG
Taken by Me, using Canon EOS 60D
"Togetherness"
Models: Me & Friends
 
Taken by Guide, using Canon EOS 60D
Manusia tidak selamanya menjadi anak-anak, dia kemudian akan tumbuh menjadi remaja, dan tidak berhenti di sana, remaja kemudian akan menjadi separuh baya, lalu tua, dan dgn melalui itu semua, atau bisa saja tidak, yang pasti adalah, manusia kemudian akan "mati", dengan tidak lagi bisa melakukan apa-apa untuk siapa-siapa, karena tidak bisa juga memiliki siapa-siapa. Tidak bisa memiliki apa-apa, bahkan sekedar "waktu".
Katakanlah ini bukan tentang neraka atau surga. Katakanlah ini tentang "space waktu" yang disediakan dgn sebutan "Kesempatan". Apa kita akan terlalu bodoh untuk melewatkannya dengan tidak melakukan yang terbaik? Apa kita akan terlalu bodoh membuat diri kita gagal begitu saja? Apa kita begitu bodoh membiarkan diri kita tidak pernah memiliki pencapaian apapun? Apa kita akan terlalu bodoh membiarkan kesedihan, kekecewaan, terlebih penyesalan, atas diri kita sendiri, atas orang-orang yg kita hargai, yang kita sayangi? Apakah kita terlalu bodoh melewatkan "waktu" dgn percuma dimana kita tidak akan pernah tahu sampai kapan kita masih bisa memiliki apa yang kita sebut dengan, "Kesempatan"? Hingga kemudian pada akhirnya mati, dengan segala "kemanusiaan" yang nyatanya hilang, dan berakhir.

#merenungkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar